Pendidikan
Pendidikan merupakan modal utama dalam suatu kehidupan pribadi maupun bermasyarakat, dimana pendidikan akan menentukan sifat dan sikap seseorang baik maupun buruknya. Manusia akan di didik sejak pertama kali dilahirkan melalui berbagai fase, yang pertama yaitu pendidikan pada usia dini diajarkan untuk berbicara dan perlahan mengenali lingkungan sekitarnya dari kedua orang tua, sodara dan intansi pendidikan sekolah dasar (SD), pada fase inilah anak mulai dibekali ilmu bagaimana caranya bisa menulis, membaca menghitung, mengasah keterampilan, dan pembentukan karakter untuk membuka jati dirinya.
Pendidikan sekolah dasar yang di tempuh yaitu selama enam tahun melalui tahapan yang paling dini yaitu kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6. kemudian pendidikan akan dilanjutkan setelah anak melewati tahap akhir Ujian Nasional (UN) selama tiga hari. Kebanyakan pola pikir masyarakat mengenai ujian nasional selama tiga hari memang tidak realistis akan menentukan lulus tidaknya anak tersebut untuk melanjutkan pendidikan, hal inilah yang membuat pola pikir kebanyakan masyarakan bahwa pendidikan tidak begitu penting karena anak harus berjuanng pada tahap akhir selama tiga hari untuk menentukan kelulusannya, padahal tidak sebanding dengan pendidikan dan biaya yang di tempuh selama enam tahun, sehingga timbul rasa takut apabila anak tersebut idak bisa melewati ujian akhir, sebenarnya hal tersebut tidak perlu di kwatirkan selama orang tua turut membantu pembelajarannya di luar instansi sekolah, disamping itu juga harus percaya dengan kemampuan guru yang handal, terlatih dan berkualitas dalam mengajarkan pendidikan pada anak-anak didiknya juga akan memudahkan ujian akhir.
Kedua yaitu pendewasaan karakter melalui pendidikan Sekolah Lanjut Tengah Pertama (SLTP), Pada fase inilah Anak akan dibekali ilmu bagaimana caranya mengembangkan kemampuan dan keterampilannya supaya lebih mengerti tentang pentingnya pendidikan untuk masa depan dan kehidupannya. Dalam kehidupan sehari-hari terutama di lingkungan masyarakat pasti akan ditemukan sisi positif dan negatif yang akan ditiru oleh kebanyakan anak muda yang mulai memasuki usia dewasa, pendidikan sangat dibutuhkan untuk menanggulangi hal tersebut, gunanya yaitu agar anak-anak muda bisa membedakkan mana yang terbaik untuk dirinya pribadi dan kehidupannya agar tidak terpengaruh dan masuk pada zona negative yanng dapat merusak dan merugikan masa depannya.
Ketiga yaitu pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA / SMK) pada fase inilah para siswa/siswi mulai mengenali lingkungan dan mengaplikasikan sifat baik dan buruknya pada kehidupan di lingkungan sekitarnya, oleh karena itu pentingnya peranan pendidikan untuk menyikapi hal tersebut agar tercipta anak-anak muda yang berkualitas, terdidik dan terarah ke zona yang tepat. Selain itu pendidikan juga dapat mengurangi tingkat kriminalitas dan pengangguran yang dapat merugikan orang lain dan kehidupan pribadinya, karena kurangnya pendidikan pola pikir kehidupan menjadi dangkal sebab kurangnya ilmu pengetahuan yang akan menjadi bekal untuk masa depannya. Ketiga fase tersebut merupakan modal utama yang harus dicapai oleh anak-anak bangsa yang dapat mengharuumkan negara dengan berkuranngnya tingkat kriminalitas dan pengangguran.
Komentar
Posting Komentar