Statistika Pendidikan



 Penyajian Data dengan Grafik dan Diagram


Makalah untuk Memenuhi Tugas Statistika


Dosen Pengampu :


Ummu Sholihah, M.Si


Oleh:
KELOMPOK 4 TMT 1E
1.     Nafiatul Afifah       (NIM 1724 1431 79)
2.     Nur Hayati             (NIM 1724 1431 93)
3.     Siti Nur Fadilah      (NIM 1724 1432 33)
4.     Sarita Indrawati      (NIM 1724 1432 23)
5.     Sinta Kumala Sari  (NIM 1724 1432 26)

FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) TULUNGAGUNG
TAHUN AKADEMIK 2014/2015





PEMBAHASAN



A.              Penyajian Data

Setiap peneliti harus dapat menyajikan data yang telah diperoleh, baik yang telah diperoleh melalui opservasi, wawancara, kuisioner (angket) maupun dokumentasi. Prinsip dasar penyajian data adalah komunikatif dan lengkap, dalam artian data yang disampaikan dapat menarik perhatian pihak lain untuk membacanya dan mudah memahami isinya.



1.      Diagram

Diagram ialah gambaran untuk memperlihatkan atau menerangkan sesuatu data yang akan disajikan.



1.1                         Diagram Batang

Digunakan untuk menyajikan dat a yang bersifat katagori atau data distribusi.

Contoh diagram batang hasil panen :



Tahun
Jumlah
2007
20
2008
30
2009
40
2010
50



Data peserta lomba matematika






1.2    Diagram Garis

Digunakan untuk menggambarkan keadaan yang serba terus menerus.

Contoh diagram garis :

Data lulusan sma jaya selalu



Tahun
Jumlah siswa
2001
150
2002
135
2003
145
2004
155
2006
150






1.3    Diagram Lambang
Atau dikenal diagram symbol ialah suatu diagram yang menggambarkan symbol-simbol dari data sebagai alat visual untuk orang awam.



Contoh diagram lambang :




1.4    Diagram Lingkaran


Diagram lingkaran digunakan untuk penyajian data berbentuk katagori dinyatakan dalam presentasi.

Contoh: Data keuangan

Jenis pengeluaran
Jumlah
Sudut Pusat
Biaya rumah tangga
35
 x 360 = 126%
Biaya promosi
17
 x 360 =61,2%
Biaya produksi
18
 x 360 =64,8%
Biaya transportasi
15
 x 360 =54%
Biaya buruh
15
 x 360 =54%
Jumlah
100
360%






Langkah-langkah membuat diagram lingkaran :

1)      Ubahlahh setiap perubahan nilai data disesuaikan dengan nilai data tersebut ke dalam derajat.

2)      Buatlah lingkaran (360°) lalu bagilah lingkaran tersebut menjadi beberapa bidang.

3)      Setiap bidang menggambarkan katagori data.














54%
1.5    Diagram Peta

Diagram peta (diagram kartogram) yaitu diagram yang melukiskan fenomena atau keadaan dihubungkan dengan tempt kejadian itu berada.          

Contoh diagram peta :                







1.6 Diagram Pencar

Diagram pencar atau disebut juga dengan diagram titik (diagram sebaran) ialah diagram menunjukkan gugusan titik-titik setelah garis koordinat sebagai penghubung dihapus. Biasanya diagram ini digunakan untuk mengambarkan titik data korelasi atau regresi yang terdiri dari variable bebas dan variable terikat.

Contoh diagram ini menunjukkan adanya hubungan variabel x dan y :

                        

Tabel Distribusi Frekuensi

1.      Data tunggal        



Nilai
Frekuensi
4
3
5
9
6
15
7
12
8
11




54%

2.      Data kelompok

Untuk data kelompok dapat digunakan , aturan bebas dan aturan sturgess.



Contoh aturan bebas :

Table distribusi frekuensi data kelompok

Tinggi (cm)
Frekuensi (f)
160-164
2
165-169
7
170-174
10
175-179
8
180-184
3

           

  1. Grafik

Selain dengan diagram, penyajian data yang cukup populer dan komunikatif adalah dengan grafik. Pada umumnya terdapat dua macam yaitu, grafik garis (polygon) dan grafik batang (histogram). Suatu grafik selalu menunjukkan hubungan antara jumlah dengan variable lain, misalnya waktu.



2.1    Grafik Garis




 Grafik garis dibuat biasanya untuk menunjukkan  perkembangan suatu keadaan. Perkembangan tersebut bisa naik bisa turun. Hal ini akan nampak secara visual melalui garis dalam grafik. Dalam grafik terdapat garis vertikal yang menunjukan jumlah (frekuensi) dan yang mendatar menunjukkan variabel tertentu yang ditunjukkan  pada gambar dibawah  ini:



Yang perlu diperhatikan dalam membuat grafik adalah ketepatan membuat skala pada garis vertical yang akan mencerminkan keadaan jumlah hasil observasi.



2.2    Grafik Batang

Visualisasi dengan grafik garis nampaknya kurang menarik untuk menyajikan data, untuk itu maka dikembangkan grafik batang dan grafik balok (grafik batang bentuk gambar 2D, grafik balok 3D).

Jika dalam grafik garis, visualisasi data difokuskan pada garis grafik sedangkan pada grafik batang visualisasi difokuskan pada luas batang (panjang x lebar). Namun kebanyakan penyajian data dengan grafik batang, lebar batang dibuat sama, sedangkan yag bervariasi adaah tingginya.

Contoh grafik batang :
















54%








DAFTAR PUSTAKA

Riduwan.2013.Dasar-dasar Stastistika.Bandung:ALFABETA.

Sugiono.2005.Statistika untuk Penelitian.Bandung:Penerbit CV.ALFABETA.



Komentar

Postingan Populer